Tampilkan postingan dengan label the'seven rotterdam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label the'seven rotterdam. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 September 2011

jujur saja

Dalam hatiku ada kamu
Namun di hatimu adakah aku
Tolonglah katakan sayang
Karna ku rasa kini kau berubah

Walau dirimu masih milikku
Namun ku ragu akan cintamu
Ku mohon katakan sayang
Karna ku takut kehilangan cintamu

Jujur saja kau anggap aku apa
Mengapa kau tak berterus terang
Jujur saja ku ragukan cintamu
Karna dirimu tak seperti dulu

Jujur saja kau menganggapku apa
Mengapa kau tak berterus terang
Jujur saja oh jujur jujurlah sayang
Walau dirimu tak lagi untukku saja

Jujur saja kau anggap aku apa
Mengapa kau tak berterus terang
Jujur saja ku ragukan cintamu
Karna dirimu tak seperti dulu

Jujur saja kau menganggapku apa
Mengapa kau tak berterus terang
Jujur saja oh oh oh ooohhh
Walau dirimu tak lagi untukku saja

Sabtu, 17 September 2011

uneg2

Aku tau aku gak punya sesuatu hal yg "WAHH" kayak km, aku bukan anak yg waktu aku nunjuk itu langsung di belikan, aku harus usaha dulu kalau aku ingin sesuatu itu, sering aku mendam apa yg aku inginkan supaya hal itu gak jadi pikiran ortu aku.. Gak tau deh udah berapa celengan yg bolong akibat aku congkel buat beli sesuatu yg bnr2 aku perlu saat itu..
Bukan ortu aku gak bisa menuhi apa yg aku perlu saat itu, tp gak tau knp aku ada rasa sungkan buat minta sama ortu aku, gue mikir klo gue punya sesuatu yg perlu banget, pasti ortu gue lebih punya sesuatu yg super duper perlu dari keperluan gue.. Gak kayak km, tunjuk ini tunjuk itu langsung di belikan.. Haha LOL.
Dengan kata2 km yg kayak gitu, jujur aja aku kecewa banget.. Ternyata emang benar ORANG YG BERILMU ITU BELUM TENTU BERAKHLAK, gue slalu ngejaga perasaan loe, tp elo x? Asal ngucap aja, gak pernah berfikir dgn ucapan itu.. Rasa x itu kya loe yg pling benar dalam SEMUA HAL, orang lain itu NOL BESAR dlm kamus hidup loe..
Loe pernah ngebayangkan jd gue? PASTINYA GAK..
Loe emang pintar, kaya, orang tua loe termakan oleh kepintaran loe, tp knpa sifat dan sikap loe NOL BESAR?
(Maaf sebelumnya) orang yg gak sekolah setinggi loe aja tau bagaimana cara menghargai org lain, tp knp loe gak bisa kaya mereka?
Apa di sekolahan loe dulu gak pernah di ajarkan? Sekolahan loe mahalkan? Gue tau itu.. Apa di sekolahan yg "SEMAHAL" itu gak pernah di ajarkan?
Di sekolah gue yg biasa2 aja ada di ajarkan bagaimana menjaga perasaan orang lain..
Terserah loe mau nilai gue dari mna, gue tau loe nilai gue dari luar x gue, gue tau gue gak SESPECIAL loe, sekolah gue gak SEMAHAL skolah loe, tmn2 gue gak SEELIT tmn2 loe, tmn2 gue biasa aja, tp mereka special di mata gue..
Gue udah sabar banget ngadepin smua sifat dan sifat loe..
Loe bilang gue ini itu, gue diam..
Gue diam bukan karna gue lemah gak bisa ngelawan loe, gue diam karna gue MALES ngadepin orang kaya loe yg kalo di bilangin pasti NYOLOT (kan berasa paling PINTAR) dan itu pasti bikin tenaga gue terbuang sia2, jd mnding gue diam..
Aku harap ada suatu kejadian di hidup loe yg bisa bikin loe berubah..
Loe skrg bisa bilang gue bla bla bla, tp suatu saat nanti bisa jd posisi gue skrg menjadi posisi loe..
Apa pun yg loe lakukan k gue sekarang, gue cuman yakin satu hal "Tuhan gak pernah tidur"

Rabu, 10 Agustus 2011

ne-yo - one in a million

Jet setter
Go getter
Nothing better
Call me Mr. been there done that
Top model chick to your every day hood rat
Less than all but more than a few
But I’ve never met one like you

Been all over the world
Done a little bit of everything
Little bit of everywhere
With a little bit of everyone
All the girls I’ve been with
Things I’ve seen it takes much to impress
But sure enough you go it makes your soul stand up from all the rest

I can be in love
But I just don’t know
Baby one thing is for certain
Whatever you do it’s working
All the girls don’t matter
In your presence can’t do what you do
There’s a million girls around but I don’t see no one but you

Girl you’re so one in a million
You are
Baby you’re the best I ever had
Best I ever had
And I’m certain that
There ain’t nothing better
No there ain’t nothing better than this

You’re not a regular girl
You don’t give a damn about your look
Talking about I can’t do it for you
But you can do it for yourself
Even though that ain’t so
Baby cause my dough don’t know how to end
But that independent thing I’m with it
All we do is win baby

I could be in love
But I just don’t know
Baby one thing is for certain

Whatever you do it’s working
All the girls don’t matter
In your presence can’t do what you do
There’s a million girls around but I don’t see no one but you

Baby you’re so one in a million
You are
Baby you’re the best I ever had
Best I ever had
And I’m certain that
There ain’t nothing better
No there ain’t nothing better than this
Girl you’re so one in a million
You are
Baby you’re the best I ever had
Best I ever had
And I’m certain that
There ain’t nothing better
No there ain’t nothing better than this

Timing girl
Only one in the world
Just one of a kind
She mine

Ooh all that I can think about is what this thing could be
A future baby
Baby you’re one of a kind
That means that you’re the only one for me
Only one for me
Baby you’re so one in a million
You are
Baby you’re the best I ever had
Best I ever had
And I’m certain that
There ain’t nothing better
No there ain’t nothing better than this
Girl you’re so one in a million
You are
Baby you’re the best I ever had
Best I ever had
And I’m certain that
There ain’t nothing better
No there ain’t nothing better than this

Kamis, 04 Agustus 2011

to love you more

Take me back in the arms I love
Need me like you did before
Touch me once again
And remember when
There was no one that you wanted more

Don’t go you know you will break my heart

She won’t love you like I will
I’m the one who’ll stay
When she walks away

And you know I’ll be standing here still
I’ll be waiting for you
Here inside my heart
I’m the one who wants to love you more

You will see I can give you
Everything you need
Let me be the one to love you more

See me as if you never knew
Hold me so you can’t let go
Just believe in me
I will make you see
All the things that your heart needs to know

I’ll be waiting for you
Here inside my heart
I’m the one who wants to love you more
You will see I can give you
Everything you need
Let me be the one to love you more

And some way all the love that we had can be saved
Whatever it takes we’ll find a way

I’ll be waiting for you
Here inside my heart
I’m the one who wants to love you more
You will see I can give you
Everything you need
Let me be the one to love you more

Rabu, 15 Desember 2010

AKU ADA DISINI

“Michael, kamu sedang tidak sibuk?” Begitulah kata pertama yang terucap ketika aku menelpon Michael, yang baru setengah tahun ini menjadi temanku. Setelah dia menjawab bahwa dia sedang tidak sibuk, mulailah aku menangis, seakan seluruh beban dan kesedihan yang ada keluar semua bersama air mata yang mengalir dengan derasnya. Lima belas menit pertama aku hanya bisa menangis dan Michael dengan sabar menemani ku dengan sekali-sekali mengeluarkan beberapa patah kata, berusaha menenangkan diriku. Setelah itu, barulah aku mulai menceritakan masalah yang sedang aku hadapi. Dia mendengarkan dengan sabar. Setelah aku selesai bercerita, barulah ia mengatakan beberapa hal untuk menanggapi masalah aku itu. Kata-katanya yang singkat dan sederhana sangat mudah aku pahami, dan semua itu secara perlahan-lahan membuat aku dapat menghadapi masalahku dengan kepala dingin, tanpa disertai luapan emosi yang berlebihan seperti yang selama ini terjadi sehingga hanya jalan buntu yang aku temui.
Pada akhir pembicaraan, dia mengatakan dua buah kalimat yang benar-benar membuatku terharu, benar-benar membangkitkan semangatku lagi yang sempat jatuh ke dasar yang paling dalam karena masalahku itu. Dia hanya berkata, “Martha, saat ini kamu tidak sendiri. Ada aku yang di sini.” Kalimat singkat dan sederhana, namum sangat bermakna bagi diriku pada saat itu. Di saat orang-orang yang telah lama aku kenal, yang seharusnya ada di sisiku di saat-saat sulit seperti ini justru meninggalkanku, Michael yang baru aku kenal malah menjadi orang yang paling dekat denganku saat itu.
Semula aku takut ia melakukan semua itu karena ada maunya saja. Aku mempunyai beberapa pengalaman buruk mengenai hal itu. Namun seiring dengan berjalannya waktu, ternyata dia tidak pernah mengharapkan apapun atas apa yang ia lakukan. Jarang sekali aku menemukan orang seperti dia di jaman sekarang ini. Sejak saat itu Michael menjadi temanku yang terbaik. Aku ingin seperti dia, menjadi seorang teman sejati bagi orang lain.
Menjadi seorang teman berarti membuang jauh-jauh sikap egois dan melakukan sesuatu hanya untuk imbalan tertentu. Menjadi seorang teman adalah menyediakan waktu dan apapun yang bisa kita lakukan secara tulus, tanpa mengharapkan timbal balik dari orang lain. Menjadi seorang teman berarti berada di sisinya secara hati, perasaan dan pikiran, kapan dan dimanapun kita berada.
Jadilah seorang Michael. Jadilah seorang teman yang sejati. Jadilah seseorang yang dapat mengatakan, “KAMU TIDAK SENDIRI, AKU ADA DISINI…..”, tidak hanya di mulut, tapi tulus dalam hati, pikiran dan perasaan kita.

Jangan Tunggu Esok Hari Mengatakan Kepadanya

Segalanya berawal ketika saya masih berumur 6 th.

Ketika saya sedang bermain di halaman rumah saya di California, saya bertemu
seorang anak laki-laki. Dia seperti anak laki-laki lainnya yang menggoda
saya dan kemudian saya mengejarnya dan memukulnya.

Setelah pertemuan pertama dimana saya memukulnya, kami selalu bertemu dan
saling memukul satu sama lain di batas pagar itu.

Tapi itu tidaklah lama. Kami selalu bertemu di pagar itu dan kami selalu
bersama. Saya menceritakan semua rahasia saya.

Dia sangat pendiam... dia hanya mendengarkan apa yang saya katakan.

Saya menganggap dia enak diajak bicara dan saya dapat berbicara kepadanya
tentang apa saja.

Di sekolah, kami memiliki teman-teman yang berbeda tapi ketika kami pulang
kerumah, kami selalu berbicara tentang apa yang terjadi di sekolah.

Suatu hari,saya bercerita kepadanya tentang anak laki-laki yang saya sukai
tetapi telah menyakiti hati saya.... Dia menghibur saya dan mengatakan
segalanya akan beres.

Dia memberikan kata-kata yang mendukung dan membantu saya untuk
melupakannya.

Saya sangat bahagia dan menganggapnya sebagai teman sejati. Tetapi saya tahu
bahwa sesungguhnya ada yang lainnya dari dirinya yang saya suka.

Saya memikirkannya malam itu dan memutuskan kalau itu adalah rasa
persahabatan.

Selama SMA dan semasa kelulusan, kami selalu bersama dan tentu saja saya
berpikir bahwa ini adalah persahabatan. Tetapi jauh di lubuk hati, saya tahu
bahwa ada sesuatu yang lain.

Pada malam kelulusan, meskipun kami memiliki pasangan sendiri-sendiri,
sesungguhnya saya menginginkan bahwa sayalah yang menjadi pasangannya.

Malam itu, setelah semua orang pulang, saya pergi ke rumahnya untuk
mengatakannya.

Malam itu adalah kesempatan terbesar yang saya miliki tapi saya hanya duduk
di sana dan memandangi bintang bersamanya dan bercakap-cakap tentang
cita-cita kami. Saya melihat ke matanya dan mendengarkan ia bercerita
tentang impiannya. Bagaimana dia ingin menikah dan sebagainya. Dia bercerita
bagaimana dia ingin menjadi orang kaya dan sukses. Yang dapat saya lakukan
hanya menceritakan impian saya dan duduk dekat dengan dia.

Saya pulang ke rumah dengan terluka karena saya tidak mengatakan perasaan
saya yang sebenarnya. Saya sangat ingin mengatakan bahwa saya sangat
mencintainya tapi saya takut.

Saya membiarkan perasaan itu pergi dan berkata kepada diri saya sendiri
bahwa suatu hari saya akan mengatakan kepadanya mengenai perasaan saya.

Selama di universitas, saya ingin mengatakan kepadanya tetapi dia selalu
bersama-sama dengan seseorang. Setelah lulus, dia mendapatkan pekerjaan di
New York. Saya sangat gembira untuknya, tapi pada saat yang sama saya sangat
bersedih menyaksikan kepergiannya. Saya sedih karena saya menyadari ia pergi
untuk pekerjaan besarnya. Jadi... saya menyimpan perasaan saya untuk diri
saya sendiri dan melihatnya pergi dengan pesawat.

Saya menangis ketika saya memeluknya karena saya merasa seperti ini adalah
saat terakhir.

Saya pulang ke rumah malam itu dan menangis.

Saya merasa terluka karena saya tidak mengatakan apa yang ada di hati saya.

Saya memperoleh pekerjaan sebagai sekretaris dan akhirnya menjadi seorang
analis komputer.

Saya sangat bangga dengan prestasi saya. Suatu hari saya menerima undangan
pernikahan.

Undangan itu darinya. Saya bahagia dan sedih pada saat yang bersamaan.

Sekarang saya tahu kalau saya tak akan pernah bersamanya dan kami hanya bisa
menjadi teman. Saya pergi ke pesta pernikahan itu bulan berikutnya. Itu
adalah sebuah peristiwa besar.

Saya bertemu dengan pengantin wanita dan tentu saja juga dengannya.

Sekali lagi saya merasa jatuh cinta. Tapi saya bertahan agar tidak
mengacaukan apa yang seharusnya menjadi hari paling bahagia bagi mereka.

Saya mencoba bersenang-senang malam itu, tapi sangat menyakitkan hati
melihat dia begitu bahagia dan saya mencoba untuk bahagia menutupi air mata
kesedihan yang ada di hati saya.

Saya meninggalkan New York merasa bahwa saya telah melakukan hal yang tepat.
Sebelum saya berangkat... tiba-tiba dia muncul dan mengucapkan salam
perpisahan dan mengatakan betapa ia sangat bahagia bertemu dengan saya.

Saya pulang ke rumah dan mencoba melupakan semua yang terjadi di New York.

Kehidupan saya harus terus berjalan.

Tahun-tahun berlalu... kami saling menulis surat dan bercerita mengenai
segala hal yang terjadi dan bagaimana dia merindukan untuk berbicara dengan
saya.

Pada suatu ketika, dia tak pernah lagi membalas surat saya. Saya sangat
kuatir mengapa dia tidak membalas surat saya meskipun saya telah menulis 6
surat kepadanya..

Ketika semuanya seolah tiada harapan, tiba-tiba saya menerima sebuah catatan
kecil yang mengatakan : "Temui saya di pagar dimana kita biasa
bercakap-cakap"

Saya pergi ke sana dan melihatnya di sana. Saya sangat bahagia melihatnya
tetapi dia sedang patah hati dan bersedih. Kami berpelukan sampai kami
kesulitan untuk bernafas.

Kemudian ia menceritakan kepada saya tentang perceraian dan mengapa dia
tidak pernah menulis surat kepada saya. Dia menangis sampai dia tak dapat
menangis lagi... Akhirnya kami kembali ke rumah dan bercerita dan tertawa
tentang apa yang telah saya lakukan mengisi waktu. Akan tetapi, saya tetap
tidak dapat mengatakan kepadanya bagaimana perasaan saya yang sesungguhnya
kepadanya.

Hari-hari berikutnya... dia gembira dan melupakan semua masalah dan
perceraiannya. Saya jatuh cinta lagi kepadanya. Ketika tiba saatnya dia
kembali ke New York, saya menemuinya dan menangis. Saya benci melihatnya
harus pergi. Dia berjanji untuk menemui saya setiap kali dia mendapat libur.

Saya tak dapat menunggu saat dia datang sehingga saya dapat bersamanya. Kami
selalu bergembira ketika sedang bersama.

Suatu hari dia tidak muncul sebagaimana yang telah dijanjikan. Saya berpikir
bahwa mungkin dia sibuk. Hari berganti bulan dan saya melupakannya.

Suatu hari saya mendapat sebuah telepon dari New York. Pengacara mengatakan
bahwa ia telah meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil dalam perjalanan ke
airport. Hati saya patah. Saya sangat terkejut akan kejadian ini . Sekarang
saya tahu... mengapa ia tidak muncul hari itu. Saya menangis semalaman.

Air mata kesedihan dan kepedihan. Bertanya-tanya mengapa hal ini bisa
terjadi terhadap seseorang yang begitu baik seperti dia?

Saya mengumpulkan barang-barang saya dan pergi ke New York untuk pembacaan
surat wasiatnya. Tentu saja semuanya diberikan kepada keluarganya dan mantan
istrinya. Akhirnya saya dapat bertemu dengan mantan istrinya lagi setelah
terakhir kali saya bertemu pada pesta pernikahan. Dia menceritakan bagaimana
mantan suaminya. Tapi suaminya selalu tampak tidak bahagia.

Apapun yang dia kerjakan... tidak bisa membuat suaminya bahagia seperti saat
pesta pernikahan mereka. Ketika surat wasiat dibacakan, satu-satunya yang
diberikan kepada saya adalah sebuah diary.

Itu adalah diary kehidupannya. Saya menangis karena itu diberikan kepada
saya. Saya tak dapat berpikir... Mengapa ini diberikan kepada saya?

Saya mengambilnya dan terbang kembali ke California.

Ketika saya di pesawat, saya teringat saat-saat indah yang kami miliki
bersama.

Saya mulai membaca diary itu. Diary dimulai ketika hari pertama kami
berjumpa. Saya terus membaca sampai saya mulai menangis. Diary itu bercerita
bahwa dia jatuh cinta kepada saya di hari ketika saya patah hati.

Tapi dia takut untuk mengatakannya kepada saya.

Itulah sebabnya mengapa dia begitu diam dan mendengarkan segala perkataan
saya. Diary itu menceritakan bagaimana dia ingin mengatakannya kepada saya
berkali-kali, tetapi takut. Diary itu bercerita ketika dia ke New York dan
jatuh cinta dengan yang lain. Bagaimana dia begitu bahagia ketika bertemu
dan berdansa dengan saya di hari pernikahannya.

Dia berkata bahwa ia membayangkan bahwa itu adalah pernikahan kami.

Bagaimana dia selalu tidak bahagia sampai akhirnya harus menceraikan
istrinya. Saat-saat terindah dalam kehidupannya adalah ketika membaca huruf
demi huruf yang saya tulis kepadanya.

Akhirnya diary itu berakhir dengan tulisan, "Hari ini saya akan mengatakan
kepadanya kalau saya mencintainya"

Itu adalah hari dimana dia terbunuh. Hari dimana pada akhirnya saya akan
mengetahui apa yang sesungguhnya ada dalam hatinya.

Jika engkau mencintai seseorang, "JANGAN TUNGGU ESOK HARI UNTUK MENGATAKAN
KEPADANYA" karena esok hari itu... mungkin takkan pernah ada..

Menuju Kedewasaan

Tuhan yang Mahabaik memberi kita ikan,
tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya.

Demikian juga Jika kamu terus menunggu waktu yang tepat,
mungkin kamu tidak akan pernah mulai.

Mulailah sekarang...
mulailah di mana kamu berada sekarang dengan apa adanya.

Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai,
tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.

Perkawinan memang memiliki banyak kesusahan,
tetapi kehidupan lajang tidak memiliki kesenangan.

Buka mata kamu lebar-lebar sebelum menikah,
dan biarkan mata kamu setengah terpejam sesudahnya.

Menikahi wanita atau pria karena kecantikannya atau ketampanannya
sama seperti membeli rumah karena lapisan catnya.

Harta milik yang paling berharga bagi seorang pria di dunia ini adalah ..
hati seorang wanita.

Begitu juga Persahabatan, persahabatan adalah 1 jiwa dalam 2 raga
Persahabatan sejati layaknya kesehatan,
nilainya baru kita sadari setelah kita kehilanganNya.

Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu didalam hatiMu
dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya.

Sahabat adalah tangan Tuhan untuk menjaga Kita.
Rasa hormat tidak selalu membawa kepada persahabatan,
tapi Jangan pernah menyesal untuk bertemu dengan orang lain...
tapi menyesal-lah jika orang itu menyesal bertemu dengan kamu.

Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran.
Dialah hiasan dikala kamu senang dan perisai diwaktu kamu susah.

Namun kamu tidak akan pernah memiliki seorang teman,
jika kamu mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.

Karena semua manusia itu baik kalau kamu bisa melihat kebaikannya
dan menyenangkan kalau kamu bisa melihat keunikannya
tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan

kalau kamu tidak bisa melihat keduanya.
Begitu juga Kebijakan, Kebijakan itu seperti cairan,
kegunaannya terletak pada penerapan yang benar,
orang pintar bisa gagal karena ia memikirkan terlalu banyak hal,
sedangkan orang bodoh sering kali berhasil dengan melakukan tindakan tepat.

Dan Kebijakan sejati tidak datang dari pikiran kita saja,
tetapi juga berdasarkan pada perasaan dan fakta.

Tak seorang pun sempurna.
Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak.

Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti
salah.
Apa yang berada di belakang kita dan apa yang berada di depan kita
adalah perkara kecil berbanding dengan apa yang berada di dalam kita.

Kamu tak bisa mengubah masa lalu....
tetapi dapat menghancurkan masa kini dengan mengkhawatirkan masa depan.


Bila Kamu mengisi hati kamu ...
dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan,

Kamu tak memiliki hari ini untuk kamu syukuri.
Jika kamu berpikir tentang hari kemarin tanpa rasa penyesalan
dan hari esok tanpa rasa takut,
berarti kamu sudah berada dijalan yang benar menuju sukses.

Aku Mau Mama Kembali - Sebuah kisah teladan dari negeri China

Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki yang luar biasa, sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada Papanya, hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, pantas disebut anak yang luar biasa.
Saking jarangnya seorang anak yang berbuat demikian, sehingga ketika Pemerintah China mendengar dan menyelidiki apa yang Zhang Da perbuat maka merekapun memutuskan untuk menganugerahi penghargaan Negara yang Tinggi kepadanya.
Zhang Da adalah salah satu dari sepuluh orang yang dinyatakan telah melakukan perbuatan yang luar biasa dari antara 1,4 milyar penduduk China. Tepatnya 27
Januari 2006 Pemerintah China, di Propinsi Jiangxu, kota Nanjing, serta disiarkan secara Nasional keseluruh pelosok negeri, memberikan penghargaan
kepada 10 (sepuluh) orang yang luar biasa, salah satunya adalah Zhang Da.
Pada tahun 2001, Zhang Da ditinggal pergi oleh Mamanya yang sudah tidak tahan hidup menderita karena miskin dan karena suami yang sakit keras. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang tidak bisa bekerja tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan. Kondisi ini memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun untuk mengambil tanggungjawab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga harus memikirkan obat-obat yang yang pasti tidak murah
untuk dia. Dalam kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai. Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan pahit ini. Ia adalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini.
Tetapi yang membuat Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.
Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan, melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupannya dan papanya. Demikian
ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan pemerintah yang ingin tahu apa yang dikerjakannya.
Ia mulai lembaran baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang ia temui. Kadang juga ia menemukan sejenis jamur, atau rumput dan ia coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan. Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar dan memperoleh upah dari pekerjaan itu. Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan obat-obatan untuk papanya. Hidup seperti ini ia jalani selama lima tahun tetapi badannya tetap sehat, segar dan kuat.
ZhangDa Merawat Papanya yang Sakit.
Sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya. Ia menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan papanya, ia
membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.
Zhang Da menyuntik sendiri papanya.
Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku bekas yang ia beli. Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar bagaimana seorang suster memberikan
injeksi/suntikan kepada pasiennya.
Setelah ia rasa ia mampu, ia nekad untuk menyuntik papanya sendiri. Saya sungguh kagum, kalau anak kecil main dokter-dokteran dan suntikan itu sudah biasa. Tapi jika anak 10 tahun memberikan suntikan seperti layaknya suster atau dokter yang sudah biasa memberi injeksi saya baru tahu hanya Zhang Da. Orang bisa bilang apa yang dilakukannya adalah perbuatan nekad, sayapun berpendapat demikian. Namun jika kita bisa memahami kondisinya maka saya ingin katakan bahwa Zhang Da adalah anak cerdas yang kreatif dan mau belajar untuk mengatasi kesulitan yang sedang ada dalam hidup dan kehidupannya. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka
Zhang Da sudah trampil dan ahli menyuntik.
Aku Mau Mama Kembali
Ketika mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada Zhang Da,
Pembawa Acara (MC) bertanya kepadanya, “Zhang Da, sebut saja kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk terjadi dalam hidupmu, berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah, besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat, pengusaha, orang terkenal yang hadir.
Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!” Zhang Da pun terdiam dan tidak menjawab
apa-apa. MC pun berkata lagi kepadanya, “Sebut saja, mereka bisa membantumu” Beberapa menit Zhang Da masih diam, lalu dengan suara bergetar iapun menjawab, “Aku Mau Mama Kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu Papa, aku bisa cari makan sendiri, Mama Kembalilah!” demikian Zhang Da bicara dengan suara yang keras dan penuh harap.
Saya bisa lihat banyak pemirsa menitikkan air mata karena terharu, saya pun
tidak menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak minta deposito yang cukup
untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal untuk masa depannya, mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat dengan rumah sakit, mengapa ia tidak minta
sebuah kartu kemudahan dari pemerintah agar ketika ia membutuhkan, melihat katabelece yang dipegangnya semua akan membantunya. Sungguh saya tidak mengerti, tapi yang saya tahu apa yang dimintanya, itulah yang paling utama bagi dirinya. Aku Mau Mama Kembali, sebuah ungkapan yang mungkin sudah dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan papanya.
Tidak semua orang bisa sekuat dan sehebat Zhang Da dalam mensiasati kesulitan hidup ini. Tapi setiap kita pastinya telah dikaruniai kemampuan dan kekuatan yg
istimewa untuk menjalani ujian di dunia. Sehebat apapun ujian yg dihadapi pasti ada jalan keluarnya…ditiap-tiap kesulitan ada kemudahan dan Tuhan tidak akan menimpakan kesulitan diluar kemampuan umat-Nya.
Jadi janganlah menyerah dengan keadaan, jika sekarang sedang kurang beruntung, sedang mengalami kekalahan….bangkitlah! karena sesungguhnya kemenangan akan diberikan kepada siapa saja yg telah berusaha sekuat kemampuannya.

Selasa, 07 Desember 2010

PIALA AFF

ayoooo dukung timnas merah putih di final piala AFF..
tanggal 29 Desember 2010 

Kamis, 02 Desember 2010

I Will Fly

You know all the things i've said..

You know all the things that we have done..

And things i gave to you..

There's a chance for me to say..

How precious you are in my life..

And you know that it's true..




To be with you is all that i need..

Cause with you, my life seems brighter and these are all the things..

I wanna say...



I will fly into your arms..

And be with you..

Til the end of time..

Why are you so far away..

You know it's very hard for me..

To get myself close to you..

Satu hal yang harus kau tahu

Semuanya berjalan begitu lama...






Dan ku biarkan perasaan ini jatuh terlalu dalam...






Hingga kini tak sanggup untuk ku genggam...






Kadang...


Ku merasa jenuh...


Ku merasa senang...


Ku merasa sedih...


Ku merasa indah...


Ku merasa perih..


Dengan semua ini..






Dulu semua rasa itu dengan mudahnya ku lewati...




Sekarang??? Ku merasa tak sanggup melewati semua rasa itu...






Dulu kau buat semuanya menjadi berarti...




Namun sekarang kau buat semua itu tak ada artinya lagi...






Sampai kapan ku harus bertahan dengan semua ini???




Terlalu rapuh hati ini untuk ku trus bertahan...


Namun terlalu singkat hidup ku, untuk ku akhiri semua ini...






Ku tatap pagi dan berharap sang mentari selalu menemani ku, namun ia hilang di telan oleh siang...




Ku tatap senja dan berharap sang langit orange selalu menemani ku, namun ia hilang di telan oleh malam...




Ku tatap malam dan berharap sang bintang selalu menemani ku dengan jutaan sinarnya, namun ia hilang di telan oleh pagi...




Dan satu hal yang selalu terbayang...




"Ku jeri kehilangan hatimu"

Sabtu,, 27_6_09 (21.47)

Beratapkan bintang yang bertebaran...
Berselimutkan dinginnya malam...
Terlantunkan nada yang pelan...


Ku merindumu dan aku mengingatmu...

Mengingatmu yang selalu temani sepi ku,, gelap malam ku...

Mengingatmu yang selalu temani indah pagi ku,, ceriakan hari-hariku...



Ku berkata pada bintang malam ini,, agar selalu menemani malam-malam mu dan selalu menjaga tidurmu apa bila ku tak d sisi mu...


Dan besok ku akan berkata pada mentari agar selalu membuat hari mu penuh dengan keceriaan apa bila ku tak bersama mu..
· · Bagikan · Hapus